Tugas 3 Pak Parfi (Perencanaan dan Manajemen Pembangunan Pendidikan)

TUGAS

Nama : Indra Jaya, S.Kom.

NIM :L4D007100

Mata Kuliah : Perencanaan dan Manajemen Pembangunan Pendidikan

Dosen Pengampu : Ir. Parfi Khadiyanto, MSL

Program Studi : Magister Pembangunan Wilayah dan Kota (MPWK)

UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

Cari data tentang : Jumlah Penduduk; Struktur penduduk dalam pendidikan; jumlah sekolah à temukan proporsi antara penduduk dengan jumlah sekolah, break down sesuai dengan tingkat usia sekolah; kondisi ekonomi ( bisa dilihat dari penghasilan, kondisi rumah, kelas keluarga ( sejahtera/non sejahtera), dan kesehatan penduduk, khususnya yang berhubungan dengan penyakit akibat kondisi udara dan air.Buat suatu resume à analisis/interperetasi sederhana, hubungan antara ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

KOTA KUDUS

LUAS WILAYAH

Secara administratif Kabupaten Kudus terbagi menjadi 9 Kecamatan dan 123 Desa serta 9 Kelurahan.

Luas wilayah Kabupaten Kudus tercatat sebesar 42.516 hektar atau sekitar 1,31 persen dari luas Propinsi Jawa Tengah. Kecamatan yang terluas adalah Kecamatan Dawe yaitu 8.584 Ha (20,19 persen), sedangkan yang paling kecil adalah Kecamatan Kota seluas 1,047 Ha (2,46 persen) dari luas Kabupaten Kudus.Luas wilayah tersebut terdiri dari 20,580 Ha (48,41 persen) merupakan lahan sawah dan 21.936 Ha (51,59 persen) adalah bukan lahan sawah. Jika dilihat menurut penggunaannya, Kabupaten Kudus terdiri atas lahan sawah dengan pengairan teknis seluas 3.887 Ha (18,89 persen) dan sisanya berpengairan ½ teknis sederhana tadah hujan dan lainnya.

Sedangkan bukan lahan sawah yang digunakan untuk bangunan dan halaman sekitar seluas 10.181 Ha (46,41 persen) dari lahan bukan sawah Kabupaten Kudus).

JUMLAH PENDUDUK

Jumlah penduduk Kabupaten Kudus pada tahun 2006 tercatat sebesar 742.040 jiwa, terdiri atas : Laki – laki : 367.143 jiwa (49,48 %) Perempuan : 374.897 jiwa (50,52 %).

Jika dilhat dari penyebarannya, maka kecamatan yang paling tinggi prosentase jumlah penduduknya adalah : Kecamatan Jekulo yakni sebesar 12,70 persen dari jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Kudus, Kecamatan Dawe 12,54 persen dan Kecamatan Jati 12,41 persen. Sedangkan kecamatan yang terkecil jumlah penduduknya adalah : Kecamatan Bae sebesar 8,10 persen.

Bila dilihat dari perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuannya, maka diperoleh rasio jenis kelamin pada tahun 2006 sebesar 97,93 yang berarti bahwa setiap 100 penduduk perempuan terdapat 98 penduduk laki-laki.Kepadatan Penduduk dalam kurun waktu lima tahun (2002-2006) cenderung mengalami kenaikan seiring dengan kenaikan jumlah penduduk. Pada tahun 2006 tercatat sebesar 1.745 jiwa setiap satu kilo meter persegi. Jumlah rumah tangga sebanyak 181.169 dan diperoleh rata-rata jumlah anggota rumah tangga sebesar 4,10. Angka ini sama bila dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya.

Jumlah kelahiran selama tahun 2006 sebanyak 9.237 bayi, terdiri dari 4.719 bayi laki-laki dan 4.518 bayi perempuan. Pada tahun 2006 ini diperoleh angka kelahiran kasar (CBR) sebesar 12,499 yang artinya dari 1000 orang penduduk terdapat kelahiran sebanyak 12 orang/bayi. Sedangkan jumlah kematian selama tahun 2006 sebanyak 4.940 jiwa terdiri dari 2.521 laki-laki dan 2.419 perempuan.

Banyaknya Penduduk menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin

Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah
(1) (2) (3) (4)
00-04 32257 33669 55926
05-09 37746 33709 71455
10-14 36854 33222 70076
15-19 37832 39863 77695
20-24 35316 38391 73707
25-29 32435 35110 67545
30-34 30431 31287 61718
35-39 25859 27569 53428
40-44 26865 26023 52888
45-49 20749 17735 38484
50-54 15286 14772 30058
55-59 10775 12500 23275
60-64 9517 12142 21659
65-69 6968 9088 16056
70-74 5516 5916 11432
75+ 2737 3901 6638
Jumlah 367143 374897 742040

Banyaknya Penduduk (10 Tahun keatas) menurut Pendidikan yang ditamatkan di Kabupaten Kudus

1. AK/PT : 17.878 Orang

2. SMA : 95.969 Orang

3. SMP : 140.842 Orang

4. SD : 221.702 Orang

5. Tak/Belum tamat SD : 85.278 Orang

6. Tidak Sekolah : 42.990 Orang

7. Jumlah : 604.659 Orang

Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid untuk TingkatTK, SD/MI, SLTP, SLTA di Kabupaten Kudus Tahun 2006

Jumlah Sekolah :

8. TK : 175 Buah

9. SD/MI : 608 Buah

10. SLTP : 101 Buah

11. SLTA : 44 Buah

Jumlah Guru :

1. TK : 498 Orang

2. SD/MI : 6099 Orang

3. SLTP : 2790 Orang

4. SLTA : 1178 Orang

Jumlah Siswa/Murid :

1. TK : 8608 Orang

2. SD/MI : 88338 Orang

3. SLTP : 40439 Orang

4. SLTA : 19453 Orang

Banyaknya Universitas/Perguruan Tinggi, Dosen dan Mahasiswa Pada Tahun Akademik 2005/2006

Jumlah Universitas/Perguruan Tinggi: 8 Buah

Jumlah Dosen : 346 Dosen

Jumlah Mahasiswa : 9.246 ( tahun 2006)

KESEHATAN

Jumlah Rumah Sakit Umum Pemerintah : 2 Buah

Jumlah Rumah Sakit Swasta : 2 Buah

Jumlah Tempat Tidur di RSU Pemerintah : 233 Buah

Jumlah Tempat Tidur di RSU Swasta : 487 Buah

Jumlah Puskesmas : 19 Buah ( tahun 2006 )

Apotik : 46 Buah

Toko Obat : 18 Buah

Jenis Penderita Penyakit tertentu menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus tahun 2006 banyak menyerang penduduk adalah penyakit diare berdarah sebanyak 499 orang.

PDRB

PDRB perkapita Kabupaten Kudus untuk tahun 2005 sebesar 26,958 juta rupiah. Dari data yang ada dapat diambil suatu analisis sederhana sebagai berikut :

1. Kota Kudus dengan jumlah penduduk sebanyak 742.040 jiwa (tahun 2006). Adapun proporsi antara penduduk dengan jumlah sekolah adalah : = 742.040 jiwa : 936 sekolah =793 jiwa/sekolah;

2. Jika proporsi antara penduduk dengan jumlah sekolah dilihat berdasarkan tingkat usia sekolah (5-19 tahun), maka didapatkan proporsinya sbb := 219.226 jiwa :936 sekolah = 234 jiwa/sekolah; ini berarti bahwa setiap 1 buah sekolah dapat menampung siswa sebanyak 234 Orang;

3. Jika diasumsikan siswa/murid yang dapat ditampung per kelasnya adalah antara 36-40 orang ( Khusus SD s/d SMA) untuk TK daya tampung perkelasnya adalah 15-20 Orang, jika diasumsikan bahwa jumlah kelas yang dapat ditampung pada tingkat TK adalah sebanyak 2 kelas, SD adalah sebanyak 1 kelas, SMP sebanyak 15 kelas, SMA sebanyak 15 kelas, dengan demikian dapat ditentukan proporsi sekolah yang dibutuhkan pada masing-masing tingkat yaitu sebagai berikut :

a. TK = 8608: 17 = 506 sekolah, jadi jika dibandingkan dengan jumlah TK yang ada sekarang yang berjumlah 498 sekolah, maka jumlah yang ada tersebut sudah cukup ideal untuk menampung siswa yang tersebut;

b. SD = 88338 : (6X38) =88338 : 228 = 387 sekolah, jika dibandingkan dengan jumlah SD yang ada sekarang yang berjumlah 608 buah, maka jumlah sekolah yang ada tersebut terlalu banyak untuk menampung siswa yang ada sekarang;

c. SMP = 40439 : (38X15) = 40439 :570 = 71 sekolah, jika dibandingkan dengan jumlah SMP yang ada sekarang yang berjumlah 101 buah, maka jumlah sekolah yang ada tersebut terlalu banyak untuk menampung siswa yang ada sekarang;

d. SMA =19453 : (38X15) = 19453 :570 = 34 sekolah, jika dibandingkan dengan jumlah SMP yang ada sekarang yang berjumlah 44 buah, maka jumlah sekolah yang ada tersebut terlalu banyak untuk menampung siswa yang ada sekarang;

4. Proporsi antara jumlah penduduk dengan RSU/Puskesmas adalah := 742.040 jiwa : 23 buah = 32.262 jiwa/buah;

5. Perbandingan banyaknya penyakit yang menyerang penduduk dilihat dari jumlah penduduk dibagi dengan banyaknya penyakit adalah := 742.040 jiwa : 499 jiwa = 1487 jiwa ( 0,2 persen), dengan prosentase sekitar 0,2 persen tersebut dapat dikategorikan bahwa secara keseluruhan penduduk di Kota Kudus adalah sehat.

6. Pendapatan Perkapita Penduduk sebesar 26,958 juta rupiah pertahun, ini berarti rata-rata pendapatan penduduk perkapita perbulannya adalah =2.246.500 rupiah, dengan demikian bisa dikategorikan bahwa penduduk di kabupaten kudus adalah keluarga yang sejahtera;

7. Proporsi antara penduduk yang sekolah dengan yang tidak sekolah adalah : 42.990 Orang : 742.040 Orang X 100 % = 5,8 % adalah penduduk yang tidak sekolah;

Dari point-point analisis sederhana tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dengan terdapat suatu hubungan yang selaras antara pendidikan, ekonomi dan kesehatan, dimana berdasarkan data diatas dapat kita lihat bahwa dengan pendapatan perkapita perbulannya sekitar 2, 24 juta dan dengan jumlah penduduk yang tidak sekolah sekitar 5,8 persen, penduduk yang menderita sakit hanya sekitar 0,2 persen saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: