Pangkalpinang Education Cyber City

Dimuat dalam Majalah SDA-ASIA Edisi 21 Bulan Mei 2007

Penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tidak selalu didominasi oleh kota-kota besar yang sudah memiliki sumber daya manusia dan infrastruktur fisik yang memadai. Kota Pangkalpinang telah membuktikan bahwa keterbatasan infrastruktur kota tidak menghalangi dinas pendidikan Pemerintah kota untuk menciptakan Pangkalpinang Education Cyber City (PECC) yang saat ini menjadi salah satu best practice bagi kota lain di Indonesia termasuk ibukota Jakarta.

Profil Kota Pangkalpinang

Propinsi Bangka Belitung (Babel) awalnya merupakan bagian dari Propinsi Sumatera Selatan. Pada tahun 2000, Propinsi Bangka Belitung (Babel) resmi berdiri sebagai propinsi ke 31 dengan Ibukota Propinsi adalah Kota Pangkalpinang. Ditinjau dari letak Propinsi Babel, propinsi ini memiliki lokasi stragetis sebagai comparative advantage wilayah yaitu di antara negara Singapura, Malaysia, dan Indonesia. <!–[if !vml]–><!–[endif]–>

Luas wilayah Kota Pangkalpinang adalah 89,40 Km2 atau sekitar 0,5% dari luas wilayah Kepulauan Bangka (16.424,14 Km2 ).
bangka-position.jpg

Kota Pangkapinang merupakan kota otonomi yang berada di garis 1060 4’ sampai 1060 7’ bujur Timur dan garis 20 4’ sampai dengan 20 10’ Lintang Selatan dengan luar daerah sekitar 89,40 Km2 (berdasarkan PP NO 12 Tahun 1984). Batasan geografis kota Pangkalpinang adalah sebagai berikut:

  1. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Selindung Lama, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.
  2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kecamatan Bangka Tengah.
  3. Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Cina Selatan.
  4. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

Sedangkan batasan antar kecamatan dapat dilihat melalui gambar di bawah ini:

bangka-kabupaten.jpg

<!–[if !vml]–>Secara geografis, Kota Pangkalpinang terletak ditengah Kepulauan Bangka dan sekaligus menjadi pusat perdagangan dan industri.

Pangkalpinang Education Cybercity ( PECC)

Kota Pangkalpinang sebagai Ibukota Propinsi Babel dalam satu tahun terakhir ini banyak mendapatkan perhatian dari kota-kota lain sehubungan dengan keberhasilan penerapan TIK bidang pendidikan. Terobasan yang dilakukan oleh Kota Pangkalpinang menjawab tantangan pemerintah dalam rangka menerapkan konsep cybercity di kota-kota Indonesia. Konsep ini direspon oleh pemerintah Kota Pangkalpinang dengan mengembangkan Pangkalpinang Education Cyber City (PECC). Dengan adanya Pangkalpinang Education Cyber City (PECC), beberapa sekolah, kantor diknas, dan beberapa kantor pemerintahan berada dalam jaringan ( Wide Area Network). Target Pangkalpinang Education Cyber City (PECC) adalah semua institusi pendidikan yang ada Kota Pangkalpinang berada dalam satu jaringan. Berdasarkan statistic jumlah sekolah dan siswa yang terdapat di Kota Pangkalpinang adalah sebagai berikut:

statistik-sekolah.jpg

Awal pengembangan Pangkalpinang Education Cyber City (PECC) tidak terlepas dari dukungan pemerintah kota Kota Pangkalpinang yang menyadari bahwa penting TIK dalam pembangunan kota. Pembangunan kota seyogyanya selaras dengan perkembangan sumber daya manusia dan teknologi. Untuk itu visi dari PECC adalah terdepan dalam pengembangan TIK menuju smartEdu. Sedangkan Misi yang ingin dicapai oleh PECC ini adalah

  1. Memasyarakatkan TIK dalam rangka mendorong terciptakan masyarakat berbasis pengetahuan dan teknologi.
  2. Menjadikan Pangkalpinang sebagai kota yang sarat pengembangan dan implementasi TIK di segala bidang untuk kepentingan masyarakat.
  3. Mendorong terciptanya suasana kerjasama dan kompetensi pengembangan TIK yang terbuka dan terpadu dari seluruh komunitas TIK Kota Pangkalpinang.

Langkah kongkret yang sudah terealisasi saat ini adalah dengan adanya jaringan yang menghubungkan 4 SMKN, 4 SMAN, 10 SMPN, 15 SDN, dinas pendidikan, 20 dinas pemerintah, dan 7 perkantoran. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan program kerja dari Diknas Pangkalpinang.

Topologi skema PECC dapat dilihat dalam gambar dibawah ini:

pecc.jpg

<!–[if !vml]–><!–[endif]–>

Sumber: Diknas Kota Pangkalpinang

Fasilitas Hot Spot hampir dapat dirasakan oleh semua wilayah di dalam kota, walaupun penggunaannya masih terbatas. Dalam perencanaan lanjutan PECC akan dikembangkan untuk memberikan koneksi internet murah kepada semua masyarakat. Rencana pengembangan PECC selanjutnya tergambar dalam beberapa kategori yaitu:

<!–[if !supportLists]–>1. <!–[endif]–>Infrastruktur

<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>Tersedianya Pangkalpinang Internet Exchange Education (PIXedu)

<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>Hotspot Wireless PECC dan Broadband Internet Access.

<!–[if !supportLists]–>2. <!–[endif]–>E-Content

<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>TV Education

<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>E-Learning Basis Web

<!–[if !supportLists]–>c. <!–[endif]–>E-Book

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>TIK Training Center

<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>Cisco Academy

<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>KKPI (Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi)

<!–[if !supportLists]–>4. <!–[endif]–>Publication and Even

<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>Situs Portal PECC

<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>Seminar/Workshop TIK .

Dari sisi aplikasi dan content, Pangkalpinang Education Cyber City (PECC) sudah memiliki content school Mapping (http://schomap.dinpendikpkp.go.id) yang memberikan gambaran tentang pendidikan di Kota Pangkalpinang. Dalam school Mapping masyarakat dapat mengetahui profil sekolah, profil guru, jumlah siswa, dan informasi lain seputar pendidikan di Kota Pangkalpinang.

Dari pengamatan penulis, dampak positif dengan adanya Pangkalpinang Education Cyber City (PECC) ini adalah:

  1. Proses Pembelajaran TIK lebih efektif.

Anak SD,SMP,SMU, dan SMK akan bercerita banyak hal tentang internet dan TIK dengan orang tua dan komunitasnya. Efek dominonya adalah masyarakat akan terpacu untuk belajar tentang internet dan semua hal yang berhubungan dengan TIK . Mata pelajaran computer menjadi pelajaran yang wajib ada di setiap sekolah dan dapat diberikan sedini mungkin (level Sekolah Dasar). Antusias masyarakat dalam mempelajari TIK terlihat dari banyaknya murid yang mendaftar pada jurusan jaringan dan web design di SMKN ( d/h STM) di Pangkalpinang padahal baru dibuka tahun 2005.

  1. Munculnya kursus/institusi pelatihan computer.

Hukum ekonomi tentang supply dan demand akan terwujud jika ada permintaan pasti akan muncul penawaran. Kursus pelatihan komputer tumbuh subur di Kota Pangkalpinang dari kota sampai ke desa-desa. Dan secara otomatis membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang trampil dan siap pakai dalam penggunaan computer, minimal mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran.

  1. Paperless. Efisiensi dalam penggunaan kertas terutama dalam hal urusan administrasi dan surat menyurat seperti pengiriman surat dapat digantikan dengan electronic mail (email), lebih murah, cepat, efektif dan tersedia 24 jam. Dengan adanya efisiensi ini pelayanan kepada masyarakat akan lebih cepat dan terpadu (integrated)
  2. Dari sisi pengembangan kota, dengan lahirnya PECC ini pemerintah kota Pangkalpinang sudah menempatkan faktor TIK sebagai komponen yang penting dalam pembangunan kota. Ini berarti, kota Pangkalpinang dapat menciptakan competitive advantage kota sehingga dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di kota Pangkalpinang.

Memang masih banyak tantangan yang harus dihadapi sehubungan dengan implementasi Pangkalpinang Education Cyber City (PECC), terutama dalam hal teknis seperti server (local hosting) yang sering down karena adanya pemadaman listrik, pemeliharaan konten, dan technical support di setiap sekolah.

6 Tanggapan

  1. ass, seluruh unsur kependidikan dari diknas,sekolah maupun nonformal belum dapat memanfaatkan secara periodik dan optimal program PCC diselenggarakan Kota Pangkalpinang. Dimana seluruh masyarakat mengganggap pengeluaran anggaran dana besar yang percuma dan sia-sia, tetapi masyarakat belum mengerti apa arti,fungsi dan kegunaan PCC bagi masa depan generasi muda mendatang khususnya anak didik sekolah dan sumber daya manusia Negeri Tampuk Pinang Pura.

    • WWW. Iya pak, dalam mengembangkan PECC ini, terdapat beberapa permasalahan selain masalah insfrastruktur, beberapa diantaranya adalah terkait dengan SDM yang ada disekolah masing2, kemudian yang tak kalah penting adalah terkait dengan motivasi dari pengguna itu sendiri, ada tidak kemauan untuk melangkah maju kedepan yang lebih baik, jika motivasi ini dapat diatasi mudah2an harapan menjadikan Pangkalpinang sebagai Kota Pendidikan Berbasis ICT dapat terwujud.

  2. Salam kenal

    Pak, saya sekarang tinggal di jakarta, berencana mau tinggal dipangkalpinang. Saat ini sedang cari informasi, jaringan internet di panggkalpinang yang bisa mendukung kerja saya.
    Menurut informasi, dsana sudah di bangun beberapa titik hotspot. wilayah mana saja itu, apakah wilayah saya, kacang pedang masuk wilah area hotspot?? kalo belum, saran Bapak agar saya bisa connect internet bagaimana, apakah ikut speedy, atau indosat. trus bagaimana kecepatan accesnya. mohon bantuannya. Terima kasih

    • Pada waktu saya ikut mengelola PECC, setahu saya yang terpasang adalah jaringan untuk client yang dipasang disekolah-sekolah baik SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK baik negeri dan swasta di semua kecamatan di Pangkalpinang. Aksesnya diperuntukkan baru sebatas sekolah saja, bukan untuk umum. Kalau untuk hotspot yang bisa dimanfaatkan secara cuma2 untuk umum, saya belum dapat info tuh…
      Seiring dengan waktu, sepertinya ada bebepa provider yang menyediakan akses internet buat untuk pelanggan, tapi saya belum tau provider mana saja. Yang pasti saya taunya Telkom dengan Speedy dan Astinet nya. Speedy udah masuk dapat dinikmati di Kota Pangkalpinang…Indosat juga dengan IM2 nya tapi masih menggunakan satelit parabola….

  3. ormas front komunitas indonesia satu (fki-1) babel sdg berupaya dan berinteraksi utk membuka event organizer (EO) memasyarakatkan serta memberdayakan PECC Kota Pangkalpinang dalam ajang publication mediator, kiranya diknas pkp dpt mensportisme moril spirituil karena fki-1 babel walikota pangkalpinang sebagai ketua dewan penasehat menuju PCC 2010….
    kami sdg implementasi & subjektif ttg pelaksanaan sesuai waktu,lokasi dan tema sgt objectif khususnya pengenalan pangkalpinang.go.id bg sluruh kalangan masyarakat rendah s.d mayoritas menengah keatas

  4. Assmlkm, Topologi Wan PECC seperti pada gambar tak sebanding antara mahal dan manfaatnya, sayang duit APBD kampung kami. Inovasi IT cenderung semakin murah atau pakai saja infrastruktur telkom yang sudah ada. Dulu th2003, pabrik kami sewa leased line saja bayar US$1000+Rp20jt , dan terus turun sewanya..terakhir 2007 saya tinggalkan Rp18jt untuk 512M corporate 1:1. Masalah mahal waktulalu, karena ada provider yg tdk tepat menggunakan gateway, inovasi telat dan terikat dengan kontrak. Mohon jangan salah pilih infrasturuktur sekolah kami tu, wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: