Review Literatur Teori Lokasi dan Pola Ruang

1. PENJELASAN PEMBENTUKAN WILAYAH PASAR MENURUT PALANDER

Penjelasan menurut Tord Palander bahwa teori lokasi dibedakan menjadi dua masalah yaitu:

a. Penentukan lokasi industri bila diketahui harga dan lokasi bahan mentah serta pasar.

b. Pengaruh harga penawaran terhadap luas pasar bila diketahui tempat produksi, biaya produksi termasuk keuntungan harga satuan angkutan dan persaingan antar perusahaan. Wilayah pasar menurut teori Palander dapat dijelaskan dengan istilah lingkaran isodapan seperti Istante, Isochrone dan Isotim.

ISOTANTE : merupakan garis batas pasar antara dua perusahaan yang menjual barang yang sama dan melayani sejumlah konsumen tersebar diruang tertentu dari lokasi yang berbeda. Pembeli akan cenderung membeli barang yang diperlukan dari penjual yang terdekat. Karena makin jauh tempat penjua dari dia maka makin tinggi biaya angkutan yang dibebankan.

ISOCHRONE : merupakan tempat kedudukan titik-titik dari titik tertentu memerlukan waktu yang sama, garis ini akan mempunyai bentuk yang sama denagn isodapan.

ISOTIM : merupakan garis sejenis Isodapan dan menunjukkan tempat kedudukan titik yang menunjukkan kesamaan harga barang tertentu dan akhirnya Isovektor yang merupakan garis kesamaan biaya angkutan bagi barang tertentu. Menurut Palander Pembentukan Wilayah Pasar dapat dijelaskan dengan kurva sebagai berikut:


Bagian gambar diatas menunjukkan harga penyerahan wilayah pasar A dan B ; garis tegak dimasing-masing titik lokasi perusahaan/pabrik menggambarkan biaya produksi ditambah keuntungan dan sekaligus harga penyerahan ditempat masing-masing perusahaan, sedangkan sudut masing-masing garis miring yang sama menunjukkan harga satuan angkutan sama besar yang dihadapi oleh perusahan masing-masing. Dari kurva tersebut titik A berada di sebelah kiri dan titik B menjual dengan harga lebih mahal dari pada titik A. Sedangakan di sebelah kanannya X, B punyai keuntungan yang sama.

2. PENJELASAN KOMPETISI HARGA DENGAN WILAYAH PASAR

* Wilayah pasar yang berhasil dikontrol oleh sebuah industri akan mempengaruhi keuntungan

* Jika ada pesaing, keuntungan yang diperoleh akan tergantung kepada keputusan yang diambil oleh pesaing tersebut

* Bagaimana menerapkan strategi harga yang tepat akan berpengaruh terhadap luasan wilayah pasar

3. PENJELASAN WILAYAH PASAR MENURUT HOOVER

Berdasarkan atas asumsi prsaingan bebas dan mobilitas tenaga. Hoover berpendapat bahwa lokasi industri ditentukan oleh biaya angkutan dan biaya produksi.

Makin jauh pasar yang dijangkau makin tinggi keuntungan.

Makin jauh daerah pasar yang dilayani makin banyak yang harus diproduksi.

Sumber bahan mentah dan pasar lebih menentukan lokasi industri daripada biaya angkutan.

Biaya transport akan mengikuti hukum diminishing returns.Hukum ini akan menjadi titik ”jenuh” / batas bagi perkembangan wilayah pasar.Biaya transport tidak selamanya berkembang secara linier, ada titik tertentu yang discrete sehingga berpengaruh terhadap wilayah pasar.

4. EFEK PERUBAHAN HARGA MENURUT LOSH Teori August Losch (1954)

Kontribusi utama Losch adalah memperkenalkan potensi permintaan (demand) sebagai faktor penting dalam lokasi industri, Kedua, kritik terhadap pendahulunya yang selalu berorientasi pada biaya terkecil; padahal yang biasanya dilakukan oleh industri adalah memaksimalkan keuntungan (profit – revenue maximation)
Dengan berbagai asumsi, Losch mengemukakan bagaimana economic landscape terjadi, yang merupakan keseimbangan (equillibrium) antara supply dan demand
Proses terjadinya wilayah pasar

Ketergantungan lokasi
Ketergantungan lokasi (locational interdependence) menggambarkan bagaimana sebuah wilayah pasar terbentuk pada kondisi persaingan yang tidak sempurna (imperfect competition) Secara sederhana, konsep ini menjelaskan:
Tidak setiap pemain dalam industri mempunyai informasi yang sama
Keputusan yang diambil oleh seorang pemain tidak hanya ditentukan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang lain. Dinamika perubahan wilayah pasar akan terjadi sejalan dengan proses tarik-ulur yang terjadi, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor Tambahan oleh Greenhut (1963).

Pada kenyataan, ada beberapa faktor pembeda di antara industri
Satu faktor menjadi penentu industri tertentu. Faktor yang sama belum tentu menjadi penentu industri lainnya
Dengan demikian, sebenarnya ada variasi di dalam faktor yang terkait dengan biaya produksi dan transpor
Terdapat perbedaan hakekat dan karakteristik dari permintaan. Maka, kemudian ini akan membentuk pola wilayah pasar dan ketergantungan lokasi yang berbeda juga

5. EFEK PERUBAHAN HARGA TEORI AUGUST LOSCH

August Losch merupakan oarang pertama yang mengembangkan teori lokasi dengan segi permintaan sebagaai variabel utama. Terori ini bertujuan untuk menemukan pola lokasi industri sehingga diketemukan keseimbangan spasial antar lokasi.Losch berpendapat bahwa dalam lokasi industri yang tampak tak teratur dapat diketemukan pola keberaturan. Teori Losch beasumsi suatu daerah yang homogen dengan distribusi sumber bahan mentah dan sarana angkutan yang merata serta selera konsumen yang sama. Kegiatan ekonomi yang terdapat di daerah tersebut merupakan pertanian berskala kecil yang pada dasarnya ditujukan bagi pemenuhan kebutuhan petani masing-masing.

Perdagangan baru terjadi bila terdapat kelebihan produksi. Untuk mencapai keseimbangan, ekonomi ruang Losch harus memenuhi beberapa syarat sebagai berikut:

1. Setiap lokasi industri harus menjamin keuntungan maksimum bagi penjual maupun pembeli.

2. Terdapat cukup banyak usaha pertanian dengan penyebaran cukup merata sehingga seluruh permintaan yang ada dapat dilayani.

3. Terdapat free entry dan tak ada petani yang memperoleh super-normal propfit sehingga tak ada rangsangan bagi petani dari luar untuk masuk dan menjual barang yang sama di daerah tersebut.

4. Daerah penawaran adalah sedemikian hingga memungkinkan petani yang ada untuk mencapai besar optimum, dan

5. Konsumen bersikap indifferent terhadap penjual manapun dan satu-satunya pertimbangan untuk membeli adalah harga yang rendah. Pada teori Losch , wilayah pasar bisa berubah ketika terjadi inflasi(perubahan) harga. Hal ini disebabkan karena produsen tidak mampu memenuhi permintaan yang karena jaraknya jauh akan mengakibatkan biaya transportasi naik sehingga harga jualnya juga naik, karena tingginya harga jual maka pembelian makin berkurang. Hal ini mendorong petani lain melakukan proses produksi yang sama untuk melayani permintaan yang belum terpenuhi.

Dengan makin banyaknya petani yang menawarkan produk yang sama, maka akan terjadi dua keadaan:

1. seluruh daerah akan terlayani,

2. persaingan antar petani penjual akan semakin tajam dan saling berebut pembeli.

Losch berpendapat bahwa akhirnya luas daerah pasar masing-masing petani penjual akan mengecil dan dalam keseimbangannya akan terbentuk segienam beraturan. Bentuk ini dipilih karena menggambarkan daerah penjualan terbesar yang masih dapat dikuasai setiap penjual dan berjarak minimum dari tempat lokasi kegiatan produksi yang bersangkutan. Keseimbangan yang dicapai dalam teori Losch berasumsi bahwa harga hanya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran, oleh karenanya keseimbangan akan terganggu bila salah seorang penjual menaikkan harga jualnya.

Keputusan ini mengakibatkan tidak hanya pasar menyempit karena konsumen tak mampu membeli tapi sebagian pasar akan hilang dan direbut oleh penjual yang berdekatan. Untuk memperluas jangkauan pasar dapat dilakukan dengan menjual barang yang berbeda jenis dari yang sudah ditawarkan.


5. BAGAIMANA BIAYA TERKECIL DAPAT DICAPAI – MEKANISME PERHITUNGAN RASIO HASIL – BAHAN ATAU INDEKS BAHAN

a. bahan baku yang bersifat ubiquitous à ada di mana-mana à bagaimana preferensi lokasinya?

b. indeks bahan baku (material index – MI)

MI = berat bahan baku lokal/berat produk

MII > 1, berarti berat bahan mentah > dari berat produk, lokasi berorientasi bahan mentah

MII < 1, berat bahan mentah < dari berat produk, berarti lokasi akan berorientasi ke pasar akhir

MI = 1, berarti berat bahan mentah = berat produk, lokasi dapat dimana-mana

Review Literatur Teori Lokasi dan Pola Ruang (Teori Aglomerasi)

1. Aglomerasi Versi Weber Aglomerasi adalah pengelompokkan beberapa perusahaan dalam suatu daerah atau wilayah sehingga membentuk daerah khusus industri. Aglomerasi juga bisa dibagi mencadi dua macam, yaitu aglomerasi primer di mana perusahaan yang baru muncul tidak ada hubungannya dengan perusahaan lama, dan aglomerasi sekunder jika perusahaan yang baru beroperasi adalah perusahaan yang memiliki tujuan untuk memberi pelayanan pada perusahaan yang lama.Beberapa sebab yang memicu terjadinya aglomerasi :
- Tenaga kerja tersedia banyak dan banyak yang memiliki kemampuan dan keahlian yang lebih baik dibanding di luar daerah tersebut.
- Suatu perusahaan menjadi daya tarik bagi perusahaan lain.
- Berkembangnya suatu perusahaan dari kecil menjadi besar, sehingga menimbulkan perusahaan lain untuk menunjang perusahaan yang membesar tersebut.
- Perpindahan suatu kegiatan produksi dari satu tempat ke beberapa tempat lain.
- Perusahaan lain mendekati sumber bahan untuk aktifitas produksi yang dihasilkan oleh perusahaan yang sudah ada untuk saling menunjang satu sama lain.

2. Deglomerasi

Deglomerasi adalah suatu kecenderungan perusahaan untuk memilih lokasi usaha yang terpisah dari kelompok lokasi perusahaan lain.

Beberapa sebab yang memicu terjadinya deglomerasi :
- Harga buruh yang semakin meningkat di daerah padat industri
- Penyempitan luas tanah yang dapat digunakan karena sudah banyak dipakai untuk perumahan dan kantor pemerintah.
- Harga tanah yang semakin tinggi di daerah yang telah padat.
- Sarana dan Prasarana di daerah lain semakin baik namun harga tanah dan upah buruh masih rendah.

2. Wilayah Pasar Palender 1935

Jika terdapat harga tertentu, lokasi bahan dan pasar tertentu, di mana produksi akan berada dijelaskan dalam ilustrasi bagan dibawah pengaruh harga terhadap luasan pasar yang terbentuk bisa di jelaskan pada gambar berikut ; Bahwa jarak suatu lokasi industri dalam hal ini pabrik sangat mempengaruhi harga dan biaya pengiriman produk (output). Semakin dekat jarak dengan industri maka akan didapat biaya transportasi yang lebih murah untuk pengiriman suatu produk.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.